dua hati berebut mimpi

13 Januari 2009 at 4:06 pm (catatan perih)

Di kamar, di depan laptop

Aku tersenyum sendiri melihat argumen-argumen Jack tentang kehidupan brutal yang kujalani (tidak separah itu). Padahal, setahuku Jack tidak lebih dari seorang yang sama halnya denganku. Kehidupan kita bukan sekedar foya-foya, having sex, mabuk, tapi juga berorganisasi, bekerja, kuliah seperti halnya manusia yang lain. Baca entri selengkapnya »

Permalink & Komentar

tak ada lagi..

9 Januari 2009 at 6:00 am (catatan perih)

bete..
lebih..
parah..

kira-kira apa yang harus aku lakukan jika kondisi psikisku kembali diobrak-abrik?? sesuatu yang paling aku benci dalam hidup. kekuatan fisikku yang bertopang pada keadaan psikisku. semua keadaan/kejadian buruk yang terjadi dalam tempo beberapa hari ini benar-benar menghancurkan sistem kerja badanku.

tak ada yang bia kumengerti dari pemikiran orang2 yang berkeliaran di antaraku, terutama tetangga kamarku dan kekasihku.. Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

LelaKi Peminumku..

5 Januari 2009 at 7:06 am (catatan perih)

di kamar saat tiba-tiba berfikir telah melukai hatinya…

hah.. samakah aku dengan pecundang? mungkin?! mengobrak-abrik susunan hatinya lalu mengatakan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. menyadari bahwa terkadang rindu ini tak sepenuhnya milik kekasihku tapi juga lelaki peminumku yang manis. sebut saja namanya Satria.

entah sejak kapan rasa ini terurai, tercerai berai. yang jelas aku sangat sadar bahwa cintaku pada Satria setara dengan rasa sayangku pada kekasihku. aku tak sanggup melukainya. tapi dia selalu berkata tak apa, biarkan saja. itu makin membuatku menghujam-hujamkan luka di hati.

aku tak bisa melukai keduanya. kedua hati yang mencintaiku ini. hah.. Baca entri selengkapnya »

Permalink & Komentar